Gandeng ICS Hingga Dyandra Ayu, KKN UNS Wujudkan Eksistensi Luas Event Tambakboyo Fair di Solo Raya
Implementasi nyata Sustainable Development Goals (SDG’s) kembali dibuktikan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Sebelas Maret (UNS) kelompok 312. Melalui pendekatan terintegrasi, tim yang dipimpin oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Andi Setiawan, S.Sn., M.Ds., Ph.D mengadakan pelatihan juga praktik "Perancangan Media Publikasi dan Dokumentasi Strategis Publikasi Event Tambakboyo Fair 2025," di Desa Tambakboyo, Kec. Tawangsari, Kab. Sukoharjo.
Langkah awal yang ditempuh tim KKN UNS 312 sejalan dengan SDG’s 17 (Partnership for the Goals) - menjalin kemitraan strategis dengan Tambakboyo Fair dimulai dari mengadakan rapat gabungan panitia inti acara Tambakboyo Fair (15/8/2025) di rumah kediaman Mas Hartanto selaku pembina Karang Taruna.
"Acara Tambakboyo Fair sudah bukan lagi sekedar budaya tahunan bersih desa, ini merupakan ikon penting yang dapat dihadiri lebih dari puluhan ribu masyarakat yang dapat meningkatkan eksposure juga perekonomian warga Desa Tambakboyo," tegas salah satu anggota tim KKN.
Program ini disambut baik oleh Mas Ahmad Munajat selaku ketua panitia acara, beliau optimis perkembangan Tambakboyo Fair setiap tahunnya juga menarik media untuk ikut mengulas acara kami.
"Lebih lanjut, media partner menjadi bagian yang tidak kalah penting dari sponsor. Sebagai pihak eksternal, masyarakat akan menilai tiap konten dari pihak luar cenderung lebih objektif, selain tentunya dapat meningkatkan jangkauan penonton!" tegas Syahid Faizulhaq, selaku ketua TIM KKN UNS 312.
Langkah strategis ini dimulai dengan mengajak kolaborasi media Info Cegatan Sukoharjo (ICS) yang memiliki akun Instagram dan Tiktok dengan lebih dari 300 ribu Followers. Melalui Mas Bowo, Tim Media ICS, MOU akhirnya disepakati dan Tambakboyo Fair memiliki ruang untuk mempublikasikan berbagai posternya di kanal tersebut.
Langkah puncak kami selanjutnya adalah dengan mengadakan kerja sama saling menguntungkan dengan para Bintang Tamu Merchandise, yang juga merupakan bagian dari rentetan program kerja utama TIM KKN UNS 312 sepakat untuk diberikan kepada pihak Dyandra Ayu dan Himawan agar turut serta mempromosikan acara kami, sekaligus juga official merchTambakboyo Fair.

Pihak stand merch, Mas Mulat dan Mas Jamal awalnya ragu ajakan promosi ini akan diterima oleh artis besar sekelas Dyandra Ayu. Namun bukan hanya sound lips, beliau bahkan mengenakan kaos kami dalam video promosi tersebut. Ini membuktikan bahwa sudah saatnya eksistensi event Tambakboyo Fair kini bukan lagi sebatas sebuah acara lokal pedesaan, tetapi jauh di atasnya.
"Sebelumnya kan ada inovasi pergantian nama dari 'Tambakboyoan,' menjadi Tambakboyo Fair oleh Pemerintah Desa. Lalu ada juga inovasi peresmian pembukaan acara dengan Teknologi Scan Digital. Tahun ini menjadi inovasi terbesar yang mungkin banyak warga desa juga kaget 'kok tiba-tiba respon media, artis, dan khalayak sebesar ini...' Namun jelas ini adalah bukti bahwa desa kami terbuka bagi kemajuan, dan siap bersaing dengan desa-desa maju di Sukoharjo dan sekitar," ujar Mas Hartanto dalam rapat puncak H-7 acara (28/8/2025).
Dengan berbagai langkah strategis runtun yang telah dijalani selama periode bulan Agustus kemarin, pihak KKN UNS 312 berharap kerja sama ini tidak hanya berlangsung sekarang tetapi juga di tahun-tahun berikutnya sehingga semakin mengokohkan identitas acara yang lebih bersifat adaptif dan global.